Gedung SMP Kristen Petra 4    

Gedung SMP Kristen Petra 4

Proses belajar mengajar dilaksanakan di tempat ini.

Cheerleader SMP Kristen Petra 4    

Cheerleader SMP Kristen Petra 4

Kami siap mendukung tim olahraga SMP Kristen Petra 4 saat bertarung untuk meraih yang terbaik!

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.

Menunggu Giliran

Seiring berkembangya jaman yang super cepat ini, manusia teutama para remaja cenderung sukar untuk menunggu. Kita biasanya ingin yang serba instant atau super cepat. Sehingga seringkali kami para remaja merasa bosan, jengkel dan marah apabila menunggu sesuatu. Namun pernahkah kita berpikir bahwa dengan menunggu kita justru dapat melatih kesabaran, yaitu salah satu buah Roh yang Tuhan kehendaki.

Didalam character building yang dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober lalu, siswa siswa SMP Kristen Petra 4 Sidoarjo diajak untuk belajar “Menunggu giliran”. Sekarang kami dapat mengetahui makna menunggu giliran dan manfaat menunggu giliran, sehingga kami dapat menerapkannya dengan baik di tengah tengah masyarakat.

Kemudian pada minggu ke dua, tanggal 7 November kami mengikuti kegiatan Persekutuan Doa di Aula. Kami sangat rindu memuji nama Tuhan. Segala pujian kami naikkan dengan setulus hati sampai tiba kami memahami firman Tuhan melalui sikap pentingnya dari menunngu giliran, yaitu dengan sabar.

Kegiatan character building selama 2 minggu ini ditutup dengan permainan di kelas masing-masing. Sebelumnya tiap anak membawa 5 karet gelang. Lalu secara bergilir, kami berkelompok berbaris dan berusaha memasukkan karet gelang tersebut ke sedotan yang sudah disusun berdiri. Melalui permainan tersebut, kami belajar sportif, saling mendukung, optimis, tidak menyerah dan bersabar. Setelah melakukan permainan sederhana ini, kami kembali menutup kegiatan dengan berdoa bersama.

Kami siap menunggu giliran.

menunggu-giliran.jpg

Bersikap Terbuka

Permainan Program Persekutuan Doa kali ini memberikan kami banyak pelajaran yang dapat disimpulkan. Awalnya kami hanya diminta untuk memasukkan tubuh ke dalam sebuah kertas HVS tidak boleh ada kertas yang terbuang, tidak boleh ada sambungan kertas baik dengan lem, selotip atau staples. Sebenarnya kami ragu dan bingung untuk memikirkan caranya, tetapi kami mau bersikap terbuka untuk menerima pendapat-pendapat dan masukan dari teman yang lain. Akhirnya, kami berani tidak hanya 1 orang yang masuk di dalam lingkaran itu melainkan 18 orang yang dapat masuk dalam lingkaran itu.

Kami sadar bahwa bersikap terbuka itu penting. Kami dapat berhasil dalam permainan ini dengan memuat 18 orang itu disebabkan karena kami mau menerima segala masukan yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan dalam diri kami. Untuk bersikap terbuka diperlukan kebesaran hati dalam menerima segala kritik dari orang lain, tetapi seringkali kita merasa gengsi untuk menerima segala masukan. Kita bisa belajar dari Tindakan Musa pada saat membebaskan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir. Ia dibantu oleh Yitro yang memberikan usul dan masukan agar bisa memakai strategi yang lebih baik yang dapat menyelesaikan permasalahan lebih cepat, efektif, dan efisien. Alangkah indahnya jika seseorang mau mendengarkan dan menerima masukan atau nasihat yang baik dari orang lain. Karenanya, kita harus bersyukur ketika ada masukan dari orang lain yang bisa meningkatkan kinerja kita agar lebih baik lagi.

bersikap-terbuka.jpg

Memenuhi Kewajiban

Pada hari Sabtu, 14 Maret 2015 lalu, SMP Kristen Petra 4 Sidoarjo mengadakan kegiatan Pendidikan Karakter Kristiani atau yang biasa disebut PKK dengan tema “Memenuhi Kewajiban”. Sebelum dimulai pada inti kegiatan PKK, kegiatan diawali dengan menyanyi dan berdoa. Lagu yang dinyanyikan adalah “Maju Tak Gentar”. Setelah selesai menyanyi dan berdoa, wali kelas kami memulai kegiatan PKK diawali dengan pertanyaan apa yang dimaksud dengan kewajiban. Wali kelas mulai bertanya kepada anak-anak agar dapat memberikan pendapatnya tentang arti kewajiban dan setiap murid mulai memberikan pendapatnya masing-masing.

Pengertian kewajiban adalah segala sesuatu yang dianggap sebagai suatu keharusan untuk dilaksanakan oleh individu sebagai anggota warga negara guna mendapatkan hak yang pantas untuk didapat. Sebagai anak dan murid, kita harus bisa melaksanakan kewajiban kita agar dapat dihargai dan dihormati dalam melakukan suatu tindakan. Bahkan kita dapat dipercaya baik dalam hal kecil maupun dalam hal besar.

Dengan melaksanakan kewajiban, kita dapat hidup semakin mandiri dan taat akan aturan yang ada. Sehingga kita dapat mencapai suatu prestasi yang dapat membanggakan guru, orang tua, diri sendiri terlebih Tuhan. Kegiatan PKK ini berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Wali kelas kami menjelaskan dengan sabar dan sungguh-sungguh, supaya siswa dapat mengerti tentang “Memenuhi Kewajiban”.

Agar semua siswa lebih mema-hami tentang makna “Memenuhi Kewajiban”, maka ditayangkan film dengan judul “Premium Rush”. Wilee seorang pengirim surat yang tergerak hatinya untuk membantu Nima bertemu anaknya. Makna dari film tersebut bahwa memenuhi kewajiban bukan sebagai suatu keterpaksaan tetapi bagaimana kita melakukan kewajiban sebagai suatu panggilan untuk tujuan yang mulia yaitu kemanusiaan. Contohnya , seorang pelajar yang mempunyai kewajiban untuk belajar, menaati aturan sekolah, dan menghargai sesama (guru,teman atau siapapun yang ada disekitar kita). Belajar bagi kita jangan menjadi suatu beban akan tetapi merupakan suatu kesadaran bahwa kita harus memiliki banyak pengetahuan yang nantinya menjadikan kita orang- orang yang berprestasi.

 

Konstruktif, Bukan Destruktif

"Awas….Hati Hati" ujar teman yang mengawasi kami saat kami membangun menara dari korek api. Tema Character Building kali ini yaitu bersikap konstruktif. Kami siswa siswi SMP Kristen Petra 4 disuguhi permainan yang sangat menarik dan seru yaitu membangun menara dari korek api. Kami dibagi menjadi empat kelompok. Setiap anggota harus menyusun menara dengan maksimal empat korek api dan mereka menyusunnya sambil diawasi oleh salah satu teman. Kelompok yang menang adalah kelompok yang berhasil membangun menara tertinggi dalam waktu 10 menit.

Sebelum sesi permainan ini dimulai, kami mengikuti Persekutuan Doa (PD) terlebih dahulu, Kami bernyanyi, bersukacita, dan memahami Firman-Nya. Melalui sesi PD ini, kami semakin memahami arti bersikap dan berpikir konstruktif. Orang yang berpikir konstruktif adalah orang yang memiliki sikap kerja sama, kreatif, dan penuh inovatif. Kami juga diajak untuk melihat beberapa video klip yang membuat kami lebih mudah memahami makna sikap konstruktif.

Pada tanggal 28 Maret 2015 lalu, kami mengikuti sesi Character Building di kelas maing-masing oleh wali kelas kami. Saat ini sering kali kita mendengar kata "galau", "sedih". Sering kita lebih ingat tentang hal buruk yang terjadi pada kita. Dan sering kita mengabaikan hal-hal baik yang sederhana dalam hidup kita. Itulah yang disebut dengan pikiran yang destruktif. Kita harus menjauhi pikiran seperti itu.

Tak luput, kami mengintrospeksi diri serta membuat komitmen di buku Mirror of Mine. Tak terasa jam di kelas kami masing-masing telah menunjukkan pukul 09.45. Kegiatan Character Building ditutup dengan doa di setiap kelas. Bel pulang sekolah telah berbunyi. Kami pulang dan siap mempraktekkan sikap konstruktif pada dunia sekitar.

konstruktif.jpg

Majalah Dinding Sumber Inspirasiku

Majalah dinding yang biasa disebut mading adalah salah satu sarana komunikasi yang digunakan untuk memberikan informasi. Biasanya mading berisi gambar-gambar, dan penjelasan sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Pada kesempatan kali ini, siswa-siswi SMP Kristen Petra 4 membuat mading dengan tema temtang Pendidikan Karakter Kristiani. Tim mading kami beranggota 8 orang yang terdiri dari 3 orang anak kelas tujuh dan 4 orang anak kelas delapan.

Para siswa yang terpilih, memilih salah satu wahana permainan sebagai bentuk dasarnya, yaitu Carousel. Carousel adalah salah satu permainan yang menggunakan berbagai macam bentuk kendaraan atau hewan untuk dinaiki. Carousel yang kami buat tidak berbentuk hewan ataupun kendaraan, tetapi kami membuat dengan berbagai macam bentuk seperti handphone, roda, dan jam. Bentuk-bentuk dari carousel tersebut mempunyai arti tersendiri, jadi kami membuat berbagai bentuk itu sesuai dengan arti dan tujuannya. Contohnya seperti bentuk jam, yang mempunyai arti kedisiplinan. Di dalam carousel terdapat berbagai macam gambar, cerita komik, kata motivasi, dan artikel sesuai tema. Yang menarik dari carousel ini adalah terdapat berbagi macam bahasa, ada bahasa Indonesia, Inggris dan Mandarin, dan yang lebih menariknya lagi di tengah-tengah carousel terdapat boneka Danbo yang terbuat dari kardus dan sedang duduk di atas dadu besar. Jika kita memasukkan tangan kedalam mulut danbo, kita akan mendapat permen. Menarik bukan….??

Dengan mengikuti kegiatan mading, kami dapat belajar untuk bekerja sama, menghargai pendapat orang lain, saling tolong menolong, dan bertanggung jawab. Dengan doa dan kemauan untuk mengerjakan, semua pekerjaan akan terselesaikan dengan baik dan sesuai dengan yang kita harapkan.

mading.jpg

boost the values reap the success