Gedung SMP Kristen Petra 4    

Gedung SMP Kristen Petra 4

Proses belajar mengajar dilaksanakan di tempat ini.

Cheerleader SMP Kristen Petra 4    

Cheerleader SMP Kristen Petra 4

Kami siap mendukung tim olahraga SMP Kristen Petra 4 saat bertarung untuk meraih yang terbaik!

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.

Pengurus Osis Mengikuti LDKS Tanpa Kenal Lelah

     

IMG_2772.JPGIMG_2884.JPGIMG_2298.JPG
   

Menjadi pemimpin tidak mudah, ada proses dan latihan yang harus dijalani untuk menjadi pemimpin yang sejati. Oleh karena itu pada hari Rabu, 12 Oktober 2016 kami OSIS SMP Kristen Petra 4 mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa atau LDKS bersama dengan OSIS SMP Kristen Petra 5 selama 2 hari 1 malam. Kegiatan ini diselenggarakan di Ubaya Training Center (UTC), Trawas.

Kami semua berkumpul 1 jam sebelum bus menjemput kami. Pukul 11.00 dan kami semua tiba di UTC dan harus berjalan sekitar 1 km ke aula. Sebelum kegiatan dimulai, kami melaksanakan upacara pembukaan latihan dasar kepemimpinan siswa tahun ajaran 2016-2017 terlebih dahulu. Di sana kami merasa senang karena dapat berkenalan dengan banyak teman baik yang sekamar ataupun sekelompok.

Setelah beristirahat dan makan siang, kami semua mengikuti sesi-sesi yang disampaikan oleh Pak Bonnie dan Pak Aris. Kami diajarkan bagaimana membedakan pribadi/mental yang dewasa dengan kekanak-kanakan juga bagaimana menjadi pribadi yang menarik. Perbedaan orang yang bermental dewasa dengan kekanak-kanakan

Perbedaan orang yang bermental dewasa dengan kekanak-kanakan adalah orang yang bermental dewasa tidak egois,  bertanggung jawab, berpikir panjang sedangkan orang yang bermental kekanak-kanakan egois, tidak bertanggung jawab, tidak berpikir panjang, dll. Bagaimana pribadi yang menarik itu? Pribadi yang menarik adalah pribadi yang baik hati, humoris, takut akan Tuhan, dsb. Kami juga diajarkan untuk berhati-hati dengan sesuatu yang instan karena semua hal termasuk menjadi pemimpin membutuhkan proses. Kami juga diberi tips untuk menjadi dewasa yaitu be proactive, mengawali semuanya dengan tujuan, dahulukan yang utama, selalu bersyukur dan bahagia, dll. Tak hanya ada penjelasan materi, kamipun diminta untuk berdiskusi dengan kelompok ataupun berpasangan dengan kelompok lain sehingga kami menjadi lebih akrab dengan banyak teman.

Di LDKS kami tahun ini banyak hal menyenangkan yang kami ikuti, yang pertama, jurit malam. Di jurit malam kami semua diajarkan untuk percaya kepada pemimpin dan teman didepan kita, karena mata kami ditutup dan hanya mengandalkan pendengaran. Meskipun ingin rasanya kami menuju tempat favorit kami yaitu tempat tidur, tetapi perasaan itu lenyap saat kami melihat api unggun dihadapan kami. Di hari kedua kegiatan kami selanjutnya yaitu outbond, di outbond kali ini kami harus melewati 3 permainan. Permainan yang paling menegangkan, seru, dan tentunya membutuhkan kekompakan adalah permainan ketiga yaitu memindahkan ember berisi air yang diletakkan diatas tempeh, menggunakan kaki hingga ke garis finish. Hal yang paling menengangkan di permainan ini adalah kami harus berjalan tapi dengan posisi duduk dan harus menjaga keseimbangan dan kekompakan agar air tidak tumpah. Kami melaksanakan kegiatan ini dengan semangat tanpa memedulikan menang atau kalah, bahkan pakaian kami menjadi kotor.

Tak terasa kami tiba di pengujung acara, di acara ini akan diumumkan siapa yang menjadi The Best Person dan The Best Team. Dan penghargaan The Best Person jatuh kepada Gloria atau yang akrab dipanggil Loly dari sekolah kami, SMP Kristen Petra 4. Sedangkan penghargaan The Best Team diberikan kepada kelompok 1.

Jadi di LDKS kali ini kami mendapatkan banyak manfaat. Yaitu bagaimana menjadi pemimpin sejati, bagaimana membedakan orang yang bermental dewasa dengan kekanak-kanakan, bagaimana menjadi pribadi yang menarik, dsb. Kami pun pulang menuju sekolah masing-masing dengan bus yang berbeda dengan hati yang gembira karena telah mendapatkan berbagai ilmu juga mendapat banyak ilmu.

Maurent Lavena Stephanie 

      

 

 


boost the values reap the success