| |

Klimaks Petra 4
Sandang Gelar Juara Tim Putri Susul Tim Putra Setelah 3 Tahun

Champion

 SURABAYA - Lebih dari seribu penonton berdatangan ke DBL Arena untuk menyaksikan liga pertandingan akhir, Sabtu (5/11) yang menentukan sang juara antar sesama saudara, Petra 1 Surabaya Vs Petra 4 Sidoarjo ( Trapat ). Skill yang dimiliki keduanya sungguh merata, dan di babak-babak sebelumnya pun mereka selalu memenangkan pertandingan dengan jarak skor yang cukup jauh dengan lawan. Kekuatan kedua tim ini diadu di Final Party Junio JRBL Surabaya Series 2016 untuk membuktikan yang terunggul. 

Tim Petra 4 benar-benar termotivasi untuk memenangkan final tahun ini. Permainan apik tak hanya ditunjukan oleh tim inti saja namun kerja sama dengan tim cadangan juga terlihat. Kapten sekaligus playmaker Trapat, Christina Michelle Susanto mengoptimalkan mainnya dengan teknik yang sangat baik. Trapat memiliki akan kekuatan mental dan defense yang menonjol. " Memang Tim Petra 4 ini terus diingatkan bahwa defense adalah yang pertama, dengan demikian mental mereka secara otomatis terbentuk sendiri, keakraban antar tim dan pelatih juga sangat diperlukan." ujar head coach Trapat, Andre Kurniawan. Kesuksesaan Andre Kurniawan dan Drs. Tegoeh Soepijanto. dalam melatih para pemain membuat Trapat terus mendominasi pertandingan bergengsi ini.  

 Ketinggalan skor sejak awal kuarter, Petra 1 tentu tak mau kalah dengan Petra 4, mereka bermain lebih ngotot demi membalap tim lawan. Strategi untuk meredam tombak Trapat yang sulit dihadang satu orang dengan memperbaiki cover defense untuk mencegah guard Trapat Christina Michelle Susanto mencetak banyak poin sudah mereka jalankan. Namun, hal tersebut masih belum berhasil menghadang Christina untuk melakukan shooting, Ia bahkan tidak kehabisan akal untuk mencari celah. Strategi Coach Petra 1, Liem Filixs sangat bagus. Selain itu, Pick-and-roll yang diterapkan Petra 4 sukses membuka peluang terhadap defense ketat Petra 1 di paint area. Alhasil Petra 4 mampu menundukkan saudara tuanya tersebut.

Tak mudah perjalanan Tim Putri Petra 4 dari awal penyisihan babak utama hingga menuju final. "Sebenarnya kami tidak pernah menduga kalau akan menang di final, karena lawan kami sendiri juga sangat kuat, tapi kami percaya semuanya itu mungkin terjadi kalau ada kemauan yang keras." ucap sang MVP, Christina Michelle Susanto. Tahun ini tim putri Petra 4 melahirkan sejarah baru yang membanggakan, setelah kemenangan yang sempat diraih tim putra Trapat di tahun 2005 dan 2013. Dengan hasil akhir 41-32, Trapat berhasil membawa pulang piala Junio JRBL Surabaya Series 2016. Selamat kepada champion, SMP Kristen Petra 4 Sidoarjo.

By : Jocelyn Valencia

 

SURABAYA - Lebih dari seribu penonton berdatangan ke DBL Arena untuk menyaksikan liga pertandingan akhir, Sabtu (5/11) yang menentukan sang juara antar sesama saudara, Petra 1 Surabaya Vs Petra 4 Sidoarjo ( Trapat ). Skill yang dimiliki keduanya sungguh merata, dan di babak-babak sebelumnya pun mereka selalu memenangkan pertandingan dengan jarak skor yang cukup jauh dengan lawan. Kekuatan kedua tim ini diadu di Final Party Junio JRBL Surabaya Series 2016 untuk membuktikan yang terunggul.

 

Tim Petra 4 benar-benar termotivasi untuk memenangkan final tahun ini. Permainan apik tak hanya ditunjukan oleh tim inti saja namun kerja sama dengan tim cadangan juga terlihat. Kapten sekaligus playmaker Trapat, Christina Michelle Susanto mengoptimalkan mainnya dengan teknik yang sangat baik. Trapat memiliki akan kekuatan mental dan defense yang menonjol. " Memang Tim Petra 4 ini terus diingatkan bahwa defense adalah yang pertama, dengan demikian mental mereka secara otomatis terbentuk sendiri, keakraban antar tim dan pelatih juga sangat diperlukan." ujar head coach Trapat, Andre Kurniawan. Kesuksesaan Andre Kurniawan dan Drs. Tegoeh Soepijanto. dalam melatih para pemain membuat Trapat terus mendominasi pertandingan bergengsi ini.

Gambar : Kemenangan tim basket putri SMP Kristen Petra 4 di JRBL 2016

 

Ketinggalan skor sejak awal kuarter, Petra 1 tentu tak mau kalah dengan Petra 4, mereka bermain lebih ngotot demi membalap tim lawan. Strategi untuk meredam tombak Trapat yang sulit dihadang satu orang dengan memperbaiki cover defense untuk mencegah guard Trapat Christina Michelle Susanto mencetak banyak poin sudah mereka jalankan. Namun, hal tersebut masih belum berhasil menghadang Christina untuk melakukan shooting, Ia bahkan tidak kehabisan akal untuk mencari celah. Strategi Coach Petra 1, Liem Filixs sangat bagus. Selain itu, Pick-and-roll yang diterapkan Petra 4 sukses membuka peluang terhadap defense ketat Petra 1 di paint area. Alhasil Petra 4 mampu menundukkan saudara tuanya tersebut.

 

Tak mudah perjalanan Tim Putri Petra 4 dari awal penyisihan babak utama hingga menuju final. "Sebenarnya kami tidak pernah menduga kalau akan menang di final, karena lawan kami sendiri juga sangat kuat, tapi kami percaya semuanya itu mungkin terjadi kalau ada kemauan yang keras." ucap sang MVP, Christina Michelle Susanto. Tahun ini tim putri Petra 4 melahirkan sejarah baru yang membanggakan, setelah kemenangan yang sempat diraih tim putra Trapat di tahun 2005 dan 2013. Dengan hasil akhir 41-32, Trapat berhasil membawa pulang piala Junio JRBL Surabaya Series 2016. Selamat kepada champion, SMP Kristen Petra 4 Sidoarjo.(Jocelyn Valencia/P4)
boost the values reap the success